Waket DPRD Sulteng Syarifudin Hafid Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa

Sulteng481 Dilihat

PALU, sultengtoday.id – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, SH mengapresiasi aksi damai yang berlangsung di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, 1 September 2025.

Menurutnya, aksi tersebut berjalan tertib, lancar, tanpa disertai tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum.

“Ini adalah bentuk penyampaian aspirasi yang elegan. Semua berjalan damai, tertib, dan lancar. Kami tentu sangat mengapresiasi sikap dewasa para demonstran dalam menyampaikan aspirasi mereka,” ungkap Syarifudin Hafid.

Ia menambahkan, DPRD Sulteng selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme demokratis.

Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi, namun harus tetap dalam koridor aturan hukum dan menjaga ketertiban umum.

Aksi yang berlangsung di depan kantor DPRD tersebut, juga mendapat perhatian serius dari berbagai unsur pimpinan daerah. Hadir langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Kapolda Sulteng, Danrem Sulawesi Tengah, Wali Kota Palu, Ketua DPRD Sulteng, H.M Arus Abdul Karim serta beberapa anggota DPRD Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya menjaga ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, aspirasi yang disampaikan dengan cara-cara damai akan lebih mudah diperjuangkan untuk menemukan solusi.

“Pemerintah tidak anti kritik. Justru kami membutuhkan masukan dari masyarakat untuk memperbaiki kebijakan. Yang terpenting, aspirasi disampaikan secara tertib, sehingga bisa kami terima dengan baik dan dicarikan jalan keluar bersama,” ujar Anwar Hafid.**

Kehadiran para pejabat tinggi daerah dalam aksi tersebut, lanjut Anwar, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghargai proses penyampaian pendapat di muka umum. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan siap berdialog demi kepentingan rakyat,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa yang berjalan damai ini diharapkan menjadi contoh positif bagi masyarakat Sulawesi Tengah dalam memperjuangkan aspirasi, sekaligus memperkuat sinergi antara rakyat dan pemerintah daerah.