BSSN dan Pemprov Sulteng Kerja Sama Hadapi Ancaman Siber

Headline, Sulteng762 Dilihat

BANGKEP, Sulteng Today Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman dan insiden siber.

Dalam upaya peningkatan kapasitas daerah, BSSN dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT).

Kegiatan yang dilaksanakan di auditorium kantor Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan tersebut diikuti peserta dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, dan dlberlangsung selama dua hari. Mulai tanggal 5-6 November 2025.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Moh. Aris Susanto, yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan saat membuka kegiatan tersebut antara lain menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah, dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di era digital.

“Pemerintah daerah dituntut memiliki kemampuan tanggap, koordinatif, dan adaptif terhadap perkembangan ancaman siber. Melalui Bimtek ini, kita berharap terbangun kerja sama yang solid antar-CSIRT di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah,” ujar Aris Susanto.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Bangkep, Ratnasari N. Turungku, menyampaikan Bimtek itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung keamanan siber nasional, sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan informasi.

“Bimtek ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan data dan keamanan siber di lingkungan pemerintahan,” tutur Ratnasari.

Sekretaris Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Aswin Saudo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan atas dukungan dan kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antar-CSIRT daerah sebagai bagian dari ekosistem keamanan siber nasional.

“Melalui Bimtek ini, saya berharap seluruh peserta dapat memperkuat prosedur respons insiden, meningkatkan koordinasi, serta mempercepat penguatan CSIRT di daerah masing-masing,” ungkap Aswin Saudo dalam laman resmi Pemprov Sulteng yang dikutip Sulteng Today, Ahad, 9 November 2025.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber BSSN dan Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah.

Materi yang diajarkan dalam Bimtek ini antara lain, deteksi dini insiden siber, tata kelola keamanan informasi, mitigasi serangan, serta penguatan koordinasi antar-CSIRT di tingkat daerah.

Setelah pelaksanaan Bimtek tersebut Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah diharapkan makin profesional, tangguh, dan berperan aktif dalam menjaga keamanan siber pemerintahan daerah menuju tata kelola digital yang aman, adaptif, dan terpercaya.**

editor: moh. habil masri