Fakultas Teknik Unhas dan Universitas Abdul Aziz Lamadjido Kerja Sama Buka S2 Teknik Pertambangan

Headline, Pendidikan101 Dilihat

MAKASSAR , Sulteng Today – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) dan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido (Unazlam) Palu resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), tentang penyelenggaraan Kelas Kerja Sama Program Magister (S2) Teknik Pertambangan di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman dan Memorandum of Agreement yang sebelumnya telah disepakati kedua institusi.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui penyelenggaraan pendidikan Magister Teknik Pertambangan bagi dosen dan tenaga akademik Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido.

Program ini dirancang sebagai kelas kerja sama yang memberikan akses dan layanan pendidikan khusus sesuai standar akademik Universitas Hasanuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prof. Muhammad Bachtiar Nappu, Ph.D., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan sebuah pilot project yang diharapkan menjadi model kolaborasi pengembangan sumber daya manusia antarperguruan tinggi di kawasan timur Indonesia.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualifikasi akademik peserta, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan yang saling menguntungkan antara kedua institusi.

“Kami memandang kerja sama ini sebagai pilot project yang memiliki nilai strategis. Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin hadir untuk berbagi pengalaman, kapasitas akademik, dan sumber daya yang dimiliki, sementara Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido memberikan kesempatan bagi dosen-dosennya untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan magister. Inilah bentuk simbiosis mutualisme yang sesungguhnya, di mana kedua institusi tumbuh dan berkembang bersama,” ungkap Prof. Bachtiar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kelas kerja sama serupa pada program studi lain maupun dengan perguruan tinggi mitra lainnya di masa mendatang.

“Kami ingin membuktikan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata berupa peningkatan kapasitas SDM, penguatan jejaring akademik, serta lahirnya berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido, Dr. Ir. H. Sukardan Tawil, M.T., menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas dosen melalui program pendidikan lanjut.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas akademik Program Studi Rekayasa Pertambangan Universitas Abdul Aziz Lamadjido yang masih terus berkembang.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido. Melalui program ini, sebanyak 15 dosen dan tenaga akademik dari bidang Teknik Pertambangan akan melanjutkan pendidikan pada Program Magister Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin,” jelas Dr. Sukardan, sebagaimana dikutip Sulteng Today dari laman resmi Unhas Makassar, Senin, 15 Juni 2026.

Ia berharap para peserta yang mengikuti program tersebut dapat menyelesaikan studi dengan baik dan nantinya berkontribusi dalam penguatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan institusi di Universitas Abdul Aziz Lamadjido

Berdasarkan PKS yang ditandatangani, program kelas kerja sama ini akan dilaksanakan selama empat semester atau dua tahun masa studi dengan mekanisme pembelajaran yang mengacu pada ketentuan akademik Program Magister Universitas Hasanuddin.

Selain penyelenggaraan perkuliahan, kedua institusi juga sepakat untuk melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan kualitas pelaksanaan program dan membuka peluang pengembangan kerja sama pada bidang-bidang lainnya di masa mendatang.

Melalui penandatanganan PKS ini, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kemitraan akademik yang memberikan manfaat bagi kedua institusi dan masyarakat luas.**

Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas akademik Program Studi Rekayasa Pertambangan Universitas Abdul Aziz Lamadjido yang masih terus berkembang.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido. Melalui program ini, sebanyak 15 dosen dan tenaga akademik dari bidang Teknik Pertambangan akan melanjutkan pendidikan pada Program Magister Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin,” jelas Dr. Sukardan.

Ia berharap para peserta yang mengikuti program tersebut dapat menyelesaikan studi dengan baik dan nantinya berkontribusi dalam penguatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan institusi di Universitas Abdul Aziz Lamadjido.

Berdasarkan PKS yang ditandatangani, program kelas kerja sama ini akan dilaksanakan selama empat semester atau dua tahun masa studi dengan mekanisme pembelajaran yang mengacu pada ketentuan akademik Program Magister Universitas Hasanuddin. Selain penyelenggaraan perkuliahan, kedua institusi juga sepakat untuk melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan kualitas pelaksanaan program dan membuka peluang pengembangan kerja sama pada bidang-bidang lainnya di masa mendatang.

Melalui penandatanganan PKS ini, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Fakultas Teknik Universitas Abdul Aziz Lamadjido menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kemitraan akademik yang memberikan manfaat bagi kedua institusi dan masyarakat luas.**

editor: moh. habil masri