SultengToday – Rencana Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE memberikan bantuan modal usaha. Beasiswa. Anggaran kegiatan workshop. Pelatihan, hingga dana Fokus Group Discussion (FGD) kepada mahasiswa asal Kota Palu. Khususnya, mereka yang kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, mendapat respon beragam dari anggota DPRD.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Palu, Alfian Chaniago menyinggung batasan kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Dia menjelaskan, dalam urusan pendidikan, kewenangan Pemkot terbatas.
“Regulasi mengatur, untuk urusan pendidikan, cakupan kewenangan Pemkot terbatas pada pengelolaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Pendidikan dasar, Pendidikan nonformal serta pendidikan menengah,” jelas Alfian.
Alfian menegaskan, untuk apa diurus mahasiswa. Itu bukan kewenangan Pemkot. “Kalau toh, Pemkot tetap ingin membantu mahasiswa, tolong berkoordinasi dulu dengan gubernur. Sebab, memberikan beasiswa kepada mahasiswa adalah kewenangan pemerintah provinsi,” jelas politisi berlatar belakang pengusaha ini.
Seandainya Pemkot memiliki kelebihan dana, sebaiknya kata Alfian. Dana tersebut dibagikan kepada warga Kota Palu.
Respons berbeda dikemukakan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Palu, H. Nanang,S.P, MAP. Dia menyampaikan, program wali kota ini merupakan langkah konkret dalam membentuk karakter wirausaha di kalangan mahasiswa.
Bila sejak kuliah sudah ditanamkan jiwa wirausaha kepada mahasiswa, maka di masa pendatang atau dalam durasi waktu empat tahun mendatang, perguruan tinggi termasuk UIN Datokarama Palu akan melahirkan lulusan yang siap menciptakan lapangan kerja.
“Program visioner Pak Hadianto ini, otomatis akan mengurangi angka pencari kerja di tingkat sarjana. Bahkan, ketika meninggalkan bangku kuliah, mahasiswa yang menjadi sasaran program ini, bukan lagi menjadi pencari kerja. Justru menciptakan lapangan kerja,” jelas Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palu ini.
H. Nanang memastikan, anggota DPRD Kota Palu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mendukung sepenuhnya program ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Prof. Lukman Thahir bersilaturahim dengan Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE. Kedua tokoh ini membahas, pemberdayaan mahasiswa perguruan tinggi Islam terbesar di Sulteng tersebut.
Prof. Lukman mengatakan, gagasan dan komitmen Wali Kota Palu dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) generasi muda yang unggul secara intelektual. Terampil dan memiliki kecerdasan spiritual patut untuk diapresiasi.
“Dan UIN Datokarama sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Wali Kota Palu, atas dedikasi dan upaya nyata, berupa pelibatan UIN Datokarama dalam program penyiapan generasi muda unggul yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu,” jelas Prof Lukman. (*)
