Jatam Desak Pemprov Sulteng Selidiki Kecelakaan Kerja di Tambang Emas Poboya

Headline, Sulteng625 Dilihat

Sulteng Today – Kecelakaan kerja di wilayah Kontrak Karya (KK) anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Citra Palu Minerals (CPM), menunjukkan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri pertambangan.

Penilaian ini disampaikan Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam)  Sulteng, Moh. Taufik, S.H menanggapi kecelakaan kerja, hingga menyebabkan Toto Mulyono (53), warga Desa Alindau, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggal dunia, Selasa, 15 Juli 2025 sekira pukul 22.00 Wita.

Dalam pernyataan tertulisnya, Taufik menegaskan, perusahaan yang mempekerjakan Toto Mulyoni, wajib menjadikan standar K3 sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasionalnya.

“Kami prihatin terhadap kecelakaan kerja ini. Standar keselamatan harus diperhatikan secara ketat oleh perusahaan, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Jatam Sulteng juga mendesak Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng dan Pemerintah Kota Palu, yakni Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng dan Disnakertrans Kota Palu membentuk tim  untuk segera  melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap peristiwa ini.

Penyelidikan itu, menurut Taufik, tidak hanya terbatas pada pihak kontraktor yang mempekerjakan almarhum, tetapi juga perusahaan penyedia tenaga kerja dan pemegang konsesi, yakni PT Citra Palu Mineral (CPM).

“Disnakertrans harus memastikan, semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas kejadian ini. Baik itu perusahaan penyedia tenaga kerja, kontraktor pelaksana, maupun pemilik konsesi tambang,” tambahnya.

Hasil investigasi ini kata Jatam Sulteng harus dipublikasikan secara transparan  sebagai bentuk akuntabilitas dan komitmen terhadap perlindungan hak-hak pekerja di sektor industri ekstraktif.

Di kesempatan yang sama Jatam menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum Toto Mulyono.  “Kami dari Jatam Sulteng turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum,” ujar Taufik, Minggu, 20 Juli 2025.

Rabu, 9 Juli 2025 kabar menyedihkan muncul dari  wilayah KK PT Citra Palu Minerals (CPM), anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS. Toto Mulyono, tenaga kerja yang mengoperasikan alat berat mengalami kecelakaan.  

Saat kejadian Toto Mulyono bekerja  di area filter pembuangan limbah tambang. Belum diketahui pasti kronologis kecelakaan kerja ini. Tetapi, saat ditemukan rekan-rekannya, Toto Mulyono sudah dalam kondisi kritis. Saat itu juga langsung dibawa ke Undata untuk mendapat penanganan medis.

Di Undata, korban menjalani operasi akibat luka serius di bagian kepala. Setelah itu dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit yang sama.

Ketua Komnas HAM Sulteng, Livand Breemer yang dihubungi Sulteng Today, Sabtu, 19 Juli 2025 mengakui telah menanyakan kasus kecelakaan kerja yang dialami Toto Mulyono (53) kepada manajemen PT Citra Palu Minerals (CPM), anak usaha BRMS Tbk. “Mereka (CPM,red) lagi menyelidiki penyebab kematiannya,” ujar Livand, sapaan akrab, Livand Breemer.

Livand berharap, hak-hak ketenagakerjaan Toto Mulyono dibayarkan perusahaan, termasuk asuransi ketenagakerjaan. Livand meminta publik bersabar beberapa hari kedepan, menunggu hasil penyelidikan PT CPM, dan langkah-langkah apa yang akan diambil perusahaan.**