Kabupaten Sigi Cetak 1.200 Hektar Sawah di Lima Kecamatan

Headline, Sulteng959 Dilihat

SIGI, sultengtoday.id – Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mematangkan kesiapan menjadi lumbung pangan di Sulteng.

Selain memaksimalkan produksi gabah di lahan persawahan yang telah diolah saat ini, Kabupaten Sigi juga menambah luas areal persawahan.

“Tahun 2025 ini, Kabupaten Sigi rencana mencetak 1.200 hektar lahan pertanian di lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Lindu, Dolo, Dolo Selatan, Marawola dan Kecamatan Sigi Kota,” jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Kabupaten Sigi, Rahmad Iqbal Nurkhalis ketika dihubungi wartawan sultengtoday.id, Kamis, 11 September 2025.

Kabupaten Sigi optimis bisa mengembalikan kejayaan sektor pertanian, karena Irigasi Gumbasa yang menjadi tulang punggung pengairan sudah dapat difungsikan.

Berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sigi tahun 2020, lahan sawah dan tegalan di daerah yang dipimpin Bupati Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, M,Si itu mencapai 25.535 hektar.

Yang terdiri dari lahan sawah seluas 17.393 hektar dan tegalan seluas 8.142. Lahan potensial ini tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Sigi.

Dengan adanya program cetak sawah baru 1.200 hektar tahun ini maka, luas lahan sawah di daerah itu menjadi 18.593 hektar.

Awal bulan ini tepatnya, Jumat 5 September 2025 Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, M.Si bersama Gubernur Sulteng, Dr.H Anwar Hafid, M.Si dan Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar melakukan panen raya padi perdana, di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava.

Sekira 7 tahun sawah di daerah ini tidak menghasilkan gabah karena Irigasi Gumbasa menjadi tulang punggung pengairan di Kabupaten Sigi tidak dapat difungsikan setelah dihantam gempa bumi tanggal 28 September 2018 silam.

Kini, sektor pertanian Kabupaten Sigi kembali bergairah dan siap berkontribusi mewujudkan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.**

editor: moh. habil masri