Jejak Karir Anwar Hafid di Birokrasi, Berawal dari Kades di Sulawesi Selatan, Kini Menjadi Gubernur Sulawesi Tengah

Headline, Sulteng710 Dilihat

JAKARTA, Sulteng Today Anwar Hafid, sosok fenomenal yang memulai karir birokrasi dari Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan sabar, ulet dan kerja keras Anwar Hafid secara bertahap menaiki anak tangga birokrasi hingga posisi Gubernur Sulawesi Tengah. Jabatan tertinggi di birokrasi pemerintahan daerah.

Anwar Hafid pertama kali berkarir di pemerintahan pada tahun 1992. Selama tujuh tahun memimpin desa, Ia menaiki anak tangga birokrasi berikutnya.

Ia dilantik menjadi Camat Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2000.

Putra kelahiran Desa Wosu, Kabupaten Morowali itu, kemudian kembali diberi amanah menjadi Camat Nuha, Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan tahun 2003.

Selama menaiki anak tangga birokrasi, Anwar Hafid selalu menulis cerita tentang pengabdian tulus kepada rakyat.

Rabu, 8 Oktober 2025, mantan Bupati Morowali dua periode itu membagi kisah inspiratifnya kepada rakyat Indonesia melalui acara Bincang Kita Kompas TV yang dipandu Diana Fika.

Kepada Diana Fika, Anwar Hafid mengakui karirnya di birokrasi pemerintahan dimulai dari level paling bawah. Tapi di situlah Ia bisa memahami denyut kebutuhan pokok rakyat.

“Perjalanan panjang Saya di dunia birokrasi menjadi bekal berharga, dalam memahami persoalan rakyat. Pengalaman yang ditempa dari level terbawah pemerintahan, hingga ke puncak kepemimpinan daerah, membuat Saya benar-benar memahami kebutuhan masyarakat. Pengalaman ini pula mempermudah Saya melihat bagaimana kesulitan hidup dan kebutuhan masyarakat,” ujar Anwar Hafid, sebagaimana dikutip Sulteng Today dari akun Youtube Kompas TV, Rabu, 8 Oktober 2025.

Pengabdian tulus kepada rakyat, melapangkan jalan Anwar Hafid menaiki anak tangga birokrasi berikutnya.

Tahun 2005, Andi Hatta Marakarma yang menjadi Bupati Luwu Timur saat itu melantik Anwar Hafid menjadi  Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dua tahun kemudian, rakyat Kabupaten Morowali Provinsi, Sulawesi Tengah memberi kepercayaan sekaligus amanah kepada Anwar Hafid untuk memimpin kabupaten kaya tersebut.

Anwar Hafid memimpin Morowali selama dua periode. Mulai tahun 2007 hingga tahun 2018.

Saat memimpin Morowali, Anwar Hafid bersama rakyat daerah itu berhasil mendorong pembentukan daerah otonomi baru. Kabupaten Morowali mekar dan berdirilah Kabupaten Morowali Utara.

Pengalaman di birokrasi diikuti kesuksesan dalam memimpin membuka jalan sukses berikutnya bagi Anwar Hafid.

Di tahun 2019, Ia diusung Partai Demokrat menjadi calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah.

Di Pemilu ini Anwar Hafid terpilih menjadi anggota DPR RI, dan membuatnya melangkah dengan kepercayaan diri penuh, menuju Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.

Pengalaman di parlemen, memperluas wawasan Anwar Hafid tentang kebijakan nasional dan cara memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.

Pada Pilkada Gubernur tahun 2024, Anwar Hafid kembali mendapat kepercayaan rakyat Sulawesi Tengah untuk menjadi Gubernur ke-12.

Kini, kepemimpinannya membuat rakyat Sulteng terbantu, dan penduduk miskin tertolong dengan Program 9 Berani.

Program ini merupakan wujud komitmen Anwar Hafid untuk menjadikan pemerintahan selalu bekerja untuk rakyat.

Dua di antara 9 program andalannya, telah dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Yakni, Program Berani Sehat dan Berani Cerdas.

Program Berani Sehat membuat warga bisa berobat di fasilitas kesehatan (rumah sakit dan puskesmas) di seluruh Indonesia hanya bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sulawesi Tengah. Rakyat tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat, karena semuanya telah ditanggung pemerintah provinsi.

Sedangkan Berani Cerdas adalah program beasiswa yang saat ini telah menjangkau 15.600 lebih mahasiswa di Sulteng.

“Memang fokus kami pertama ini untuk mengentaskan beban masyarakat. Saya memandang ada dua permasalahan yang paling dirasakan rakyat, yakni soal biaya kesehatan dan pendidikan,” tegas Anwar Hafid.

Gubernur Anwar Hafid mengakui seluruh program yang dijalankan saat ini, lahir dari pengalamannya berinteraksi langsung dengan rakyat selama puluhan tahun.

“Saya ingin membangun pemerintahan yang tidak hanya mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga hadir dan bertindak nyata untuk menyejahterakan mereka,” pungkas Anwar Hafid.**

editor: moh. habil masri