PALU, Sulteng Today – Program Berani Sehat yang dilaksanakan Pemerintahan Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan dr Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes mendongkrat peningkatan jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Saat ini, jumlah warga Sulteng yang tercatat di kepesertaan JKN telah mencapai 89,16 persen.
Meningkat signifikan dibandingkan peserta JKN tahun 2024, yang jumlahnya sekitar 70 persen.
Peningkatan jumlah peserta JKN di Sulteng, membuat Pemerintah Provinsi Sulteng berpeluang besar meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2025, yang akan diumumkan pada awal tahun 2026.
Informasi ini terungkap dalam Pembahasan Norma Keuangan (NK), dan Rencana Kebutuhan (RK) Peserta Pekerja, Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda Tahun 2026 antara Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan Sulteng, di Cafe Foodie and Resto, Rabu siang, 26 November 2025
Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si menyambut baik capaian program Berani Sehat, yang sukses meningkatkan jumlah kepesertaan JKN sejak resmi di-launching pada momen HUT Provinsi Sulteng ke-61, 13 April 2025.
Fahrudin memprediksi jumlah peserta JKN di Sulteng masih akan terus meningkat hingga akhir tahun 2025. Sebab, animo masyarakat Sulteng sangat besar mengikuti program Berani Sehat.
Untuk diketahui, Berani Sehat merupakan salah satu program unggulan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.
Tujuan program ini adalah memberikan akses layanan kesehatan gratis yang berkualitas.
Hal tersebut sangat relevan dengan skema program UHC Prioritas yang diusung BPJS Kesehatan, dan sudah terintegrasi dengan Berani Sehat.
Dengan begitu, masyarakat hanya perlu menunjukkan KTP Sulteng saat berobat pada semua faskes di Indonesia yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Melalui program ini, baik rakyat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN maupun yang status kepesertaannya dibekukan karena tunggakan iuran dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis tanpa hambatan.
“Semoga kesinambungan UHC Prioritas lewat Berani Sehat tetap terjaga selamanya,” harap asisten dalam pertemuan itu.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kadis Dukcapil Sulteng Andi Hajidin, S.E., M.Si, perwakilan dari dinas kesehatan, dinas sosial, BPKAD dan Biro Administrasi Pemerintahan serta jajaran BPJS Kesehatan Sulteng, sebagaimana rilis yang disampaikan Biro Adpim Setdaprov Sulteng kepada Sulteng Today, Rabu malam, 26 November 2025.**
editor: moh. habil masri
