Anwar Hafid Optimis Demokrat Sulteng Tambah Kursi DPR RI di Pemilu 2029

Headline, Politika228 Dilihat

PALU, Sulteng Today – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah, berlangsung penuh semangat dan optimisme menyambut Pemilu nasional 2029.

Kegiatan ini dilangsungkan di Grand The Sya Hotel, Jalan Dr. Samratulangi, Kota Palu, Ahad, 10 Mei 2026.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid dalam pidato politiknya menyampaikan optimisme, bahwa Partai Demokrat Sulteng mampu meningkatkan perolehan jumlah kursi DPR RI di Pemilu 2029.

Selisih suara Partai Demokrat, dengan partai besar lain pada Pemilu sebelumnya sangat tipis, sehingga peluang menambah kursi terbuka lebar jika seluruh kader bergerak bersama.

Ia pun meminta seluruh kader Demokrat Sulteng tetap solid, tidak mudah goyah, dan terus menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat hingga ke pelosok desa.

“Jangan biarkan perjuangan ini berjalan sendiri. Demokrat harus hadir di tengah rakyat dengan kerja nyata,” tandasnya.

Mengusung tagline “Demokrat Menang, Sulteng Nambaso”, Musda V merupakan forum konsolidasi terbesar Partai Demokrat di Sulawesi Tengah, menjadi momentum penguatan mesin partai, menuju kemenangan besar pada Pemilu 2029.

Musda V Demokrat Sulteng dihadiri secara virtual Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan dihadiri langsung jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, serta Wakil Bendahara DPP Partai Demokrat, Felix Susanto.

Hadir pula Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, Sekretaris 1 Simade Ras Edi Astawa, Sekretaris 2 MP Simanjuntak, Ketua Deputi Wilayah Gustaf Tamo Mbapa, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Ketua DPD Demokrat Sulawesi Selatan Ni’matullah Erbe, Ketua Srikandi Demokrat Sulawesi Tengah Sri Nirwanti Bahasoan, Ketua DPC dan kader Demokrat dari 13 kabupaten/kota, hingga anggota DPRD Partai Demokrat se-Sulawesi Tengah.

Selain menyampaikan optimisme menambah jumlah kursi DPR RI, Anwar Hafid juga menekankan pentingnya persatuan, modernisasi partai, dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Musda V kata Gubernur Suteng itu menjadi momentum kebangkitan besar Partai Demokrat di Sulawesi Tengah.

Ia mengungkapkan pesan khusus Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang meminta seluruh kader, menjadikan momentum ini sebagai titik awal lompatan politik yang lebih kuat menghadapi Pemilu 2029.

“Dulu kita bukan siapa-siapa. Tapi hari ini Demokrat sudah sejajar dengan partai-partai besar di Sulawesi Tengah. Ini harus menjadi energi baru untuk terus bergerak dan menang,” ujar Anwar Hafid disambut tepuk tangan kader.

Anwar menegaskan, kemenangan Demokrat ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kerja konvensional.

Ia mulai mendorong transformasi partai berbasis data dan digitalisasi. Seluruh struktur partai harus mulai membangun data kepengurusan dan data keanggotaan, yang terintegrasi secara digital agar kekuatan politik Demokrat dapat dipetakan dengan akurat.

Ia bahkan mengungkap keberhasilan strategi “silent movement” saat Pilkada 2024 silam, yang bekerja menggunakan pendekatan digital dan pemetaan data lapangan secara senyap namun efektif.

Strategi itu, kata dia, menjadi salah satu faktor penting yang mampu mengubah peta politik hingga menghasilkan kemenangan meski sebelumnya dianggap tidak diunggulkan.

“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja tanpa data. Semua harus terdigitalisasi. Politik modern membutuhkan data yang kuat dan kerja yang terukur,” tegasnya.

Tak hanya bicara soal konsolidasi partai, Anwar Hafid juga memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yang menurutnya menjadi bukti nyata keberpihakan Partai Demokrat kepada rakyat.

Melalui program “Berani Cerdas”, Pemprov Sulteng saat ini membiayai beasiswa sekitar 23 ribu mahasiswa setiap tahun.

Anwar memperkirakan hingga 2029, jumlah penerima manfaat akan mencapai sekitar 150 ribu mahasiswa di seluruh Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, program tersebut hadir untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan kuliah tanpa terkendala biaya.

“Kalau 150 ribu mahasiswa merasakan manfaat program ini, maka mereka akan ingat siapa yang hadir membantu masa depan mereka,” kata Anwar menyinggung, dampak elektoral program Berani Cerdas.

Selain pendidikan, Anwar juga menyoroti program “Berani Sehat” yang memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Program itu memungkinkan warga mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP, termasuk bagi masyarakat yang kepesertaan BPJS-nya sempat nonaktif akibat tunggakan atau persoalan ekonomi.

Menurut Anwar, hingga 2025 tercatat sekitar 165 ribu masyarakat Sulawesi Tengah telah memanfaatkan program tersebut.

“Rakyat tidak butuh banyak janji. Mereka butuh bukti bahwa pemerintah hadir ketika mereka sakit, ketika anak-anak mereka ingin sekolah, dan ketika hidup mereka susah,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, AHY yang hadir secara virtual di forum Musda V, menyatakan dukungan penuh terhadap program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah seperti “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat” yang dijalankan Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A Lamadjido

.“Tanpa pendidikan yang baik dan akses kesehatan yang merata, pertumbuhan ekonomi tidak akan bermakna bagi masyarakat kecil. Program-program seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat harus terus diperkuat,” ujarnya.

AHY juga meminta seluruh kader Demokrat Sulawesi Tengah mendukung penuh program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto hingga ke pelosok desa di Sulawesi Tengah.

Musda V Demokrat Sulawesi Tengah berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan arah baru Demokrat Sulawesi Tengah menuju partai modern berbasis data, kerja nyata, dan pelayanan langsung kepada masyarakat. **

editor: moh. habil masri