Sulteng Today – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 80 ribu koperasi desa merah putih (Kopdes MP) di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025.
Di Sulawesi Tengah Kopdes MP berjumlah 1.981, yang launching-nya dipusatkan di Desa Budi Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Senin, 21 Juli 2025.
Informasi yang diperoleh Sulteng Today menyebutkan, launching dihadiri langsung Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulteng. Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE bersama jajarannya serta para kepala desa di Wilayah Kabupaten Donggala.
Kopdes MP ini dibentuk dengan tujuan memperkuat perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mencapai kemandirian ekonomi di tingkat desa. Koperasi ini juga diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling membantu dan berbagi manfaat dalam kegiatan ekonomi. Serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kopdes MP akan mendapatkan pinjaman dari Himpunan Bank Milik Pemerintah (Himbara). Yakni, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).
Maksimum plafon pinjaman yang diberikan kepada KMP sebesar Rp3 miliar. Dana ini akan digunakan KMP untuk belanja operasional dan belanja modal. Pinjaman ini akan dicicil selama 6 tahun dengan bunga yang ditanggung koperasi sebesar 6%.
Lantas, bagaimana jika KMP mengalami gagal bayar utang? Menteri Keuangan, Sri Mulyani menegaskan, pemerintah akan melakukan intervensi pada Koperasi Desa Merah Putih jika di kemudian hari, koperasi mengalami gagal bayar, di mana dana desa menjadi jaminannya.
Penjelasan Sri Mulyani disampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Kamis 3 Juli 2025 sebagaimana dikutip Sulteng Today, dari laman Fraksi PKB DPR RI.
Pemerintah kata Sri Mulyani akan memberikan subsidi bunga. Memberikan dukungan intercept. Artinya, jika koperasi gagal bayar maka akan dilakukan intercept melalui dana desa atau DAU (Dana Alokasi Umum), DBH (Dana Bagi Hasil),” katanya dalam Rapat Kerja Banggar DPR.
Selain memberikan dukungan intercept, pemerintah juga akan memberikan fasilitas subsidi bunga pada tiap Koperasi Merah Putih.**
