Pimpin LTKL, Bupati Sigi: Kabupaten Lestari Membangun tanpa Merusak Lingkungan

Headline, Sulteng665 Dilihat

PALU, sultengtoday.id – Bupati Kabupaten Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, M.Si terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) perode 2025-2028.

Pemilihan ini disaksanakan dalam pertemuan tahunan LTKL yang dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Provinsi Banten, Rabu, 27 Agustus 2025.

LTKL adalah asosiasi pemerintah kabupaten, yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah kabupaten, demi mewujudkan pembangunan lestari, yang menjaga lingkungan dan menyejahterakan masyarakat lewat gotong royong.

Saat ini, LTKL memiliki 9 kabupaten anggota di 6 provinsi di Indonesia, dan bekerja berdampingan dengan 21 jejaring mitra multipihak. Di Sulteng, hanya Sigi terdaftar sebagai kabupaten lestari.

Sembilan kabupaten anggota tersebut adalah Kabupaten Sigi, Kabupaten Sintang, Kabupaten Siak, Gorontalo, Bone Bolango, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Kapuas Hulu.

LTKL ini, telah mendeklarasikan Visi Kabupaten Lestari 2030. Deklarasi ini merupakan komitmen kabupaten anggota untuk bergotong royong, dengan para pihak lintas sektor untuk mencapai:
Berhasil menjaga lima puluh persen (50%) hutan, gambut, dan ekosistem penting; serta menyejahterahkan 1 juta keluarga di kabupaten anggota LTKL. Berhasil mengembangkan jejaring gotong royong pembangunan lestari multipihak. Berhasil menyusun ‘Resep’ pembangunan lestari yang dapat direplikasi oleh seluruh kabupaten di Indonesia.

Informasi yang dikutip sultengtoday.id dari laman resmi LTKL menyebutkan pertemuan tahunan LTKL di Banten, dihadiri Direktur Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sarman Simanjorang, Ketua LTKL periode 2021-2024 yang juga Bupati Sintang Gregorius Bala dan sembilan kabupaten anggota LTKL, serta mitra strategis LTKL yang selama ini mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.

Direktur Apkasi dalam kesempatan tersebut menegaskan, peran pemerintah kabupaten sangat strategis dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan nasional. Sebab katanya, 60 persen sasaran pembangunan nasional adalah daerah kabupaten.

Dia mengatakan, LTKL lahir dengan membangun daerah yang mandiri dan berkelanjutan. Karena itu, kabupaten anggota LTKL harus memperkuat koordinasi, sinkronisasi, sinergi, dan kolaborasi.

Bupati Kabupaten Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, ketua Umum LTKL periode 2021-2024 berharap, kepemimpinan baru membawa semangat yang semakin membara.

“Kita harus terus berkolaborasi danmenguatkan komunikasi antaranggota untuk mewujudkan cita-cita bersama,” ujarnya.

Ketua Umum LTKL, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kabupaten anggota dan mitra-mitra LTKL yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sigi untuk memimpin LTKL periode 2025-2028,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rizal berbagi pengalaman dalam menghadapi oknum yang mengeksploitasi sumber daya alam secara ilegal di wilayah Kabupaten Sigi.

“Tiga hari lalu, Kami baru saja menutup sebuah tambang ilegal, sebagai bukti komitmen menjaga kelestarian daerah. Langkah ini menjadi cerminan bahwa kabupaten lestari bukan hanya konsep, melainkan tindakan nyata yang bertujuan menyejahterakan rakyat,” ungkap mantan Ketua DPRD Sigi dua periode tersebut.

Di panggung LTKL, Rizal kembali menyampaikan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata alam sebagai kekuatan utama pembangunan daerah lestari.

“Kita harus menunjukkan kepada pemerintah pusat, bahwa kabupaten lestari mampu membangun, sekaligus menyejahterakan rakyatnya tanpa merusak lingkungan. Dengan dukungan mitra, mari kita dorong sinergi dalam investasi dan promosi potensi daerah, agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.**

Komentar