JAKARTA, Sulteng Today – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berlapang dada ketika dana tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan dihapus.
Namun, di balik ikhlas anggota DPR RI ini terdapat berkah yang patut disyukuri. Dana reses mereka mengalami penambahan dengan jumlah yang sangat fantastis.
Untuk diketahui, dana reses para legislator periode 2019-2024 hanya sebesar Rp400 juta. Sekarang, naik menjadi Rp702 juta.
Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menyampaikan informasi ini kepada wartawan, Senin, 13 Oktober 2025..
Dia menyebut wajar, jika anggota DPR RI tidak marah saat tunjangan rumah dipotong.
Pasalnya, ada kenaikan dana reses anggota DPR RI dari Rp 400 juta menjadi Rp 702 juta.
“Dengan tunjangan reses sefantastis ini, kami jadi paham kenapa DPR tak menangis kehilangan Rp50 juta per bulan dari tunjangan perumahan,” jelas Lucius.
Lucius menyebutkan, penambahan anggaran reses merupakan kebijakan yang mengejutkan.
Peningkatan nilai tunjangan reses ini kaya Lucius luput dari perhatian masyarakat.
Saat demo akhir Agustus 2025 lalu, tunjangan reses ini luput dari sorotan publik. Sebab, tidak disangka kenaikan tunjangan tersebut sedahsyat ini.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menepis kenaikan tiba-tiba tunjangan reses anggota DPR RI hingga Rp702 juta per sekali reses.
Dasco menyebutkan, perumusan dan rencana penambahan anggaran reses telah digulirkan di awal periode 2024-2029.
Menurut Dasco, penambahan uang reses Rp302 juta tiap kali turun ke konstituen sudah dihitung menurut kebutuhan tiap anggota DPR.
Uang reses naik kata Dasco, karena ada penambahan indeks dan jumlah titik, itu jadi Rp702 juta.**
editor: moh habil masri













Komentar