DPC PKB Banggai Laut Dikukuhkan, Rahma: Jabatan di Parpol Bukan Tujuan, tapi Sarana untuk Mengabdi

Headline, Politika35 Dilihat

Sulteng Today – Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Banggai Laut (DPC PKB Balut) resmi dikukuhkan.

Figur yang diamanahkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk mengukuhkan pengurus DPC adalah Rahmawati M. Nur, S.Ag, anggota DPRD Provinsi Sulteng, sekaligus Wakil Ketua DPW PKB Sulteng.

Rahma -sapaan akrab Rahmawati M. Nur- menyampaikan pesan yang menyentuh kalbu saat pengukuhan pengurus.

Ia menegaskan, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi. Bukan pula hanya tentang, penyerahan jabatan dan penyusunan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, pengukuhan ini merupakan peneguhan amanah, komitmen, dan tanggung jawab untuk membesarkan partai, serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Jadikan amanah sebagai landasan perjuangan. Saya ingin mengingatkan, bahwa jabatan dalam partai politik bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mengabdi. Setiap pengurus PKB harus memahami bahwa, kehadiran kita di tengah masyarakat harus membawa manfaat, menghadirkan solusi, dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” jelas Rahma.

Rahma mengingatkan, jangan pernah merasa besar karena jabatan. Justru dengan jabatan itu, kita harus semakin rendah hati, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin besar tanggung jawab kita untuk memperjuangkan kepentingan mereka.

“Perkuat soliditas dan kekompakan kader. Saya meminta seluruh jajaran DPC PKB Kabupaten Banggai Laut untuk membangun organisasi yang solid, tertib, dan bekerja dalam satu barisan. Jangan ada perpecahan karena kepentingan pribadi, jangan ada persaingan yang merusak persaudaraan, dan jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang bagi perjuangan bersama. PKB harus menjadi rumah besar yang merangkul semua kalangan,” tegas Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sulteng itu.

Perbedaan kata Rahma, harus dikelola menjadi kekuatan, sementara persatuan harus menjadi modal utama dalam menjalankan agenda perjuangan partai. Ingat, organisasi tidak akan tumbuh hanya karena nama besar atau banyaknya struktur. Organisasi akan tumbuh karena kadernya bekerja, bergerak, dan hadir memberikan manfaat nyata.

“Hadir dan bekerja nyata untuk rakyat Banggai Laut. Kabupaten Banggai Laut memiliki potensi daerah kepulauan, sumber daya kelautan dan perikanan, serta kehidupan masyarakat yang perlu terus didukung melalui kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat. Karena itu, Saya meminta kader PKB untuk memahami persoalan masyarakat secara langsung. Dengarkan nelayan, petani, pelaku UMKM, pemuda, perempuan, tenaga pendidik, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian,” jelasnya lagi.

Menurut Rahma, kader PKB harus memperjuangkan akses pendidikan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang terjangkau, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur antarpulau, dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Jangan hanya datang ketika ada agenda politik. Datanglah ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Jangan hanya pandai menyampaikan janji, tetapi buktikan komitmen melalui kerja yang terukur dan berkelanjutan,” tegas Rahma.

Rahma juga meminta pengurus DPC PKB Balut agar melakukan kaderisasi dan memperluas pengabdian. DPC PKB Banggai Laut harus mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, memiliki kapasitas kepemimpinan, dan memahami kebutuhan masyarakat.

“Berikan ruang kepada generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi. Perkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan. Bangun komunikasi yang baik dengan ulama, pesantren, tokoh adat, komunitas masyarakat, dan seluruh elemen daerah. Kita ingin PKB menjadi partai yang terbuka, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan, yang menjadi bagian dari semangat perjuangan kita,” ungkap Rahma.

Jaga kepercayaan masyarakat dengan integritas. “Saya tegaskan bahwa, setiap kader PKB harus menjaga nama baik partai dengan sikap, ucapan, dan tindakan. Hindari perilaku yang mencederai kepercayaan rakyat. Bangun budaya politik yang santun, bermartabat, dan mengedepankan gagasan.Kita ingin politik menjadi jalan pengabdian, bukan semata-mata jalan untuk memperoleh kekuasaan. Kekuasaan harus digunakan untuk memperluas kemaslahatan, memperbaiki kehidupan masyarakat, dan memperjuangkan keadilan sosial,” kata Rahma.

Pengukuhan hari ini, Ahad, 31 Oktober 2026 harus menjadi titik awal untuk bekerja lebih terarah. Susun program yang realistis, bangun komunikasi dengan masyarakat hingga tingkat desa, lakukan evaluasi secara berkala, dan pastikan setiap pengurus memiliki tanggung jawab yang jelas.

“Saya berharap DPC PKB Kabupaten Banggai Laut tidak hanya hadir sebagai organisasi politik, tetapi juga tumbuh sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat yang mampu mendengar, memperjuangkan, dan menghadirkan solusi. Mari kita rawat semangat perjuangan ini dengan kerja keras, keikhlasan, persaudaraan, dan tanggung jawab. Jadikan setiap langkah perjuangan sebagai bentuk pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan keberkahan kepada seluruh keluarga besar PKB dalam menjalankan amanah perjuangan. Selamat bekerja kepada seluruh pengurus DPC PKB Kabupaten Banggai Laut. Satukan langkah, kuatkan barisan, hadir untuk rakyat, dan terus berjuang demi kemaslahatan bersama,” tegas Rahma.

Di akhir sambutannya, Rahma mengingatkan kader PKB di Kabupaten Banggai Laut bahwa pekerjaan rumah terbesar kader saat ini adalah, bagaimana kita, bisa mengirimkan atau menempatkan kader terbaik PKB di DPR RI.

“Kita punya target di Pemilu 2029 adalah menempatkan satu kader terbaik di DPR RI. Karena itu, struktur harus kuat, ranting harus segera dirampungkan pembentukannya, begitu juga dengan badan partai. Harus dibentuk segera,” Pungkas Rahma, yang disambut antusias oleh kader-kader PKB di Kabupaten Banggai Laut. ***

editor: moh. habil masri

Komentar