Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah Kunjungi Dapil, Sampaikan Komitmen Memperkuat Sektor Pertanian

Headline, Politika588 Dilihat

MOROWALI, Sulteng Today – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, S.H, M.M menyapa langsung konstituennya di Desa Lambelu dan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kehadiran Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali itu di Kecamatan Bumi Raya dalam rangka melaksanakan tugas-tugas sebagai Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulteng. Yakni, melakukan kunjungan ke daerah pemilihan atau biasa disebut Kundapil.

Di Desa Lambelu, mantan Wakil Ketua DPRD Morowali periode 2019-2024 ini berdialog dengan masyarakat. Mendengar dan mencatat aspirasi mereka, sekaligus memperjuangkan agar aspirasi tersebut bisa diwujudkan dalam bentuk program pembangunan, yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat dihubungi Sulteng Today, Senin, 6 Oktober 2025, politisi low profile ini menjelaskan, warga di Lambelu mayoritas petani. Mereka mendukung sepenuhnya rencana pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah swasembada pangan.

“Karena itu, warga dan petani di Desa Lambelu menginginkan pembangunan jaringan irigasi dan peningkatan infrastruktur di sektor pertanian. Termasuk pembuatan jalan tani,” jelas Syarifudin.

Forum dialog ini lanjut Syarifudin dihadiri kepala Desa Lambelu, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Ahmad Efendi sebagai tokoh masyarakat, serta puluhan warga. Mereka antusias menyampaikan aspirasinya di forum tersebut.

Di forum tersebut, masyarakat menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan desa.

Mereka berharap DPRD dan pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih, pada perbaikan sarana dan prasarana pertanian seperti irigasi. Apalagi selama ini pengairan di lahan pertanian di Desa Lambelu masih mengandalkan curah hujan.

Petani juga mengeluhkan akses jalan yang belum memadai, yang menyulitkan mereka saat mengangkut hasil pertanian.

Merespon aspirasi warga, H. Syarifudin menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki komitmen kuat untuk memperkuat sektor pertanian rakyat.

Ia menegaskan swasembada pangan akan terwujud, jika petani memiliki akses air yang cukup dan jalan tani yang memadai.

“Kita ingin desa-desa seperti Lambelu bisa mandiri pangan. Itu membutuhkan saluran irigasi yang baik agar sawah tidak lagi bergantung pada musim hujan. Begitu pula jalan tani. Kalau infrastruktur ini diperbaiki, petani akan lebih mudah memasarkan hasil panennya,” ujar Syarifudin.

Aspirasi masyarakat tersebut kata Syarifudin akan disampaikan saat pembahasan di DPRD Provinsi Sulteng, sekaligus menjadi bahan rekomendasi dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Ahmad Efendi, salah seorang tokoh masyarakat Desa Lambelu mengapresiasi kunjungan ini H. Syarifudin.

Kehadiran wakil rakyat secara langsung di desa kata Ahmad Efendi, menunjukkan kepedulian anggota DPRD dan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap apa yang disampaikan warga tadi bisa ditindaklanjuti, khususnya pembangunan irigasi dan jalan tani yang sangat mendesak,” ucapnya.

Kehadiran H. Syarifudin di Desa Lambelu diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam memperjuangkan pembangunan sektor pertanian. **

editor: moh. habil masri

Komentar