PALU, Sulteng Today – Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HIPKA) Sulawesi Tengah akan menyelenggarakan Forum Bisnis sekaligus Musyawarah Wilayah (Muswil).
“Kegiatan ini akan dilaksanakan tanggal 1-2 November 2025 di Hotel Santika Palu dan rencananya akan dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Atgas dan Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman,” jelas Ketua Panitia Forum Bisnis dan Muswil HIPKA Sulteng, Riesmawati, ST kepada Sulteng Today, Senin malam, 6 September 2025.
Anggota Karataker Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Sulteng, Aslamuddin Lasawedy, S.E kepada Sulteng Today menyampaikan, Gubernur Provinsi Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si merespon positif acara ini. Baik kegiatan Muswil maupun Forum Bisnis yang akan dihadiri para pengusaha alumni HMI.
“Tadi (Senin, 6 Oktober 2025, Red) kami bersilaturahmi dengan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, melaporkan rencana ini. Alhamdulillah beliau merespon positif sekaligus memberikan support,” jelas Aslamudin.
Riesma menambahkan silaturahmi dengan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di kantor gubernur Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam pertemuan dengan gubernur antara lain sekretaris panitia forum bisnis dan Muswil HIPKA Sulteng Andi Saiful, anggota pengurus karataker BPW Gunawan Wibisono dan Sekretaris MD KAHMI Kota Palu Usman Dai.
Sejarah HIPKA
Tahun 2022 HIPKA resmi terbentuk di Provinsi Sulawesi Tengah.
Andi Mulhanan Tombolotutu sebagai pemegang mandat HIPKA Sulteng, menunjuk Yunan Lampasio sebagai ketua BPW HIPKA Sulteng pertama.
Setelah ditetapkan sebagai ketua, Yunan Lampasio langsung menunjuk pengusaha Sudirman Zuhdi untuk menyusun pengurus lengkap.
HIPKA merupakan organisasi yang mewadahi pengusaha yang berlatar belakang aktivis HMI, yang berhimpun di Korps Alumni HMI (KAHMI).
Secara nasional, HIPKA resmi berdiri 29 September 2010, dengan tujuan menghimpun, memberdayakan, dan mendorong peran pengusaha muslim alumni HMI dalam kancah ekonomi nasional dan global.**
editor: moh. habil masri







Komentar