Ketum Bahlil Dipastikan Hadiri Musda XI, Siapa Sekretaris Golkar di Periode ke-3 H.M Arus Abdul Karim?

Headline, Politika1309 Dilihat

PALU, sultengtoday.id – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dipastikan hadir di acara Musda XI DPD Partai Golkar Sulteng, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Kepastian ini diketahui setelah DPP Partai Golkar mengirimkan surat No. B-681/DPP/GOLKAR/VIII/2025, tanggal 19 Agustus 2025.

Dalam surat itu disebutkan, Musda XI DPD Golkar Sulteng digelar, Sabtu sore, 23 Agustus 2025.

Rombongan Ketum Bahlil yang terdiri dari Sekjen DPP Partai Golkar Muhamad Sarmuji dan Bendum DPP Hj Sari Yanti dan Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi, H. Muhidin Mohamad Said akan tiba di Palu, Jumat, 22 Agustus 2025, sebagaimana disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Sulteng, Amran Bakir Nai kepada wartawan, Selasa, 19 Agustus 2025.

“Sebuah kehormatan bagi kami Partai Golkar Sulawesi Tengah, DPP hadir lengkap menunjukkan pak ketua umum punya perhatiaan khusus untuk Sulteng,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Sulteng dua periode ini.

Apakah Kehadiran Ketum, Sekjen dan Bendum DPP memberi isyarat, bahwa Ketum Bahlil akan memberikan diskresi kepada, Pak Arus Abdul Karim, untuk maju ketiga kalinya?
Amran menjawab diplomatis. “Nanti Kita tunggu saja. Saya tidak bisa memberi komentar soal ini,” jelas Amran.

Walau Amran Bakir Nai belum memberi bocoran, namun, informasi yang beredar di kalangan elit Partai Golkar provinsi dan kabupaten/kota menyebutkan, H.M Arus Abdul Karim mendapat dukungan kuat, dari DPD II PG untuk, memimpin partai beringin rimbun itu untuk ketiga kalinya.

“Hampir pasti Ketum Bahlil memberikan diskresi kepada Ka Arus untuk memimpin di periode ketiga. Teman-teman ketua DPD II termasuk organisasi pendiri dan didirikan juga mendukung full kepemimpinan Ka Arus,” ungkap salah seorang ketua DPD II Partai Golkar kepada sultengtoday.id, Selasa malam, 19 Agustus 2025.

Mayoritas DPD II kata Ketua DPD II PG, yang minta namanya dirahasiakan itu, menginginkan regenerasi posisi Sekretaris DPD Partai Golkar Sulteng.

“Di kalangan teman-teman DPD II menghendaki pergantian posisi sekretaris DPD I. Ini penting, untuk menjaga sirkulasi kader di level pimpinan,” ungkap anggota DPRD kabupaten ini.

Apakah ada penolakan halus terhadap sosok sekretaris DPD I saat ini?

Harus diakui lanjutnya, Pak Amran Bakir Nai adalah organisatoris tulen. Sejak mahasiswa beliau sudah matang di organisasi.

Tapi, organisasi sebesar Partai Golkar membutuhkan sirkulasi kader.

Lantas, siapa figur yang tepat, untuk mengganti posisi Amran Bakir Nai? Ketua DPD II tersebut, enggan menjelaskan secara gamblang.

“Partai Golkar gudangnya kader, yang memiliki kemampuan mumpuni, untuk diamanahkan menempati posisi-posisi penting, di struktur partai,” pungkasnya.

Suara berbeda, datang dari Ketua DPD II di wilayah Timur Sulteng.

Ketika dihubungi sultengtoday.id tadi malam, pihaknya menghendaki agar duet KSB (ketua, sekretaris dan bendahara) DPD I, saat ini tetap dipertahankan.

“Paket KSB ini sudah teruji membawa sukses besar, bagi Partai Golkar Sulteng di pemilu legislatif, maupun Pilkada gubernur, bupati/wali kota 2024 silam. Yang kami harapkan, sirkulasi kader terjadi di struktur wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara umum,” pungkasnya, sambil menegaskan bahwa, figur Amran Bakir Nai masih dibutuhkan Partai Golkar Sulteng untuk mendinamisasi organisasi.**

Komentar