Pemprov Sulteng Dorong Pendidikan Inklusif yang Berkelanjutan

Headline, Pendidikan590 Dilihat

POSO, sultengtoday.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong pendidikan inklusif dan berkelanjutan.

“Pendidikan inklusif yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberagaman harus diimplementasikan secara konsisten,” jelas Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Ihsan Basir, SH, LL.M saat menyampaikan sambutan gubernur di acara dies natalis dan wisuda Sekolah Tinggi Teologi (STT) GKST Tentena, Kamis, 4 September 2025.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Bupati Poso, unsur Forkopimda Poso, Pimpinan Perguruan Tinggi Kristen GKST STT Gereja Kristen Sulawesi Tengah, dan segenap Civitas Akademika STT Tentena.

Menurut Ihsan Basir, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademis, tetapi juga dari peranannya dalam menciptakan masyarakat yang adil, berkeadilan sosial, dan berkelanjutan.

“Kita hidup di tengah masyarakat majemuk. Pendidikan harus menjadi alat pemberdayaan, menghilangkan diskriminasi, dan membangun solidaritas dalam bingkai keragaman,” jelas Ihsan dalam rilis yang dikirimkan Biro Adpim ke kantor redaksi sultengtoday.id, Kamis malam.

Ia juga menyinggung pentingnya pendidikan lingkungan di tengah tantangan kerusakan alam dan perubahan iklim.

Pendidikan, ujarnya, perlu menanamkan kepedulian ekologis sejak dini agar generasi mendatang memiliki kesadaran menjaga keberlanjutan hidup.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui program Berani Cerdas, yang dirancang untuk memperluas akses dan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Selain itu, Pemprov juga mendorong program Berani Sehat guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

“Kombinasi pendidikan dan kesehatan yang baik diharapkan melahirkan masyarakat Sulteng yang cerdas sekaligus sehat, sehingga mampu berkontribusi optimal bagi pembangunan daerah,” ucapnya.

Terakhir Ia mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk berkarya di masyarakat.

“Generasi Sulteng harus cerdas intelektual, sekaligus kaya moral dan spiritual,” katanya.**

Komentar