Gubernur Anwar Hafid Bersama Kementerian ESDM Akan Tertibkan Tambang Ilegal di Sulawesi Tengah

Headline, Nasional752 Dilihat

PALU, Sulteng Today – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengatasi tambang ilegal di wilayah Sulawesi Tengah.

Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan tata kelola pertambangan yang lebih tertib, adil, dan berpihak pada masyarakat.

Dalam pernyataannya, Gubernur Anwar Hafid menerangkan Kementerian ESDM merespon positif semua langkahnya dalam menertibkan tambang ilegal. Selain tidak mengantongi izin, aktivitas pertambangan ilegal ini juga menyebabkan kerusakan lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Anwar Hafid dalam Rapat Koordinasi Bersama Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) ESDM, Rieke Jeffri Huwae.

“Alhamdulillah kami membicarakan banyak hal tentang pertambangan tanpa izin. Pak Dirjen memberikan kami jalan tengah yang harus kita ambil dalam rangka penertiban tambang ilegal ini,” kata Gubernur Anwar Hafid, Senin, 13 Oktober 2025.

Gubernur menegaskan, persoalan tambang ilegal menjadi tugas krusial dan prioritas sejak awal dirinya memimpin Sulawesi Tengah.

Berbagai persoalan menyangkut tambang ilegal selalu mampir di meja kerjanya. Baginya, menertibkan tambang ilegal adalah tugas utamanya demi menghindari masyarakat dari kerusakan lingkungan.

“Hal yang sangat penting dan krusial harapan kami bisa memberi kontribusi untuk masyarakat. Dan menjadi tugas utama saya juga sejak menjadi Gubernur untuk menertibkan tambang ilegal ini,” tegas Gubernur.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah katanya, berkomitmen melaksanakan langkah-langkah penertiban secara terukur, berkeadilan, dan tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kolaborasi dengan pemerintah pusat diharapkan menjadi kunci agar sumber daya alam dikelola secara berkelanjutan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Sulawesi Tengah.

Sebagai tambahan informasi, Gubernur Anwar Hafid juga membawa aspirasi masyarakat Poboya kepada Dirjen Penegakan Hukum ESDM terkait dengan aktivitas pertambangan di wilayah mereka. Bahkan usai melangsungkan rapat koordinasi, Gubernur dan Dirjen Kementerian ESDM langsung meninjau kawasan tambang di Poboya.

Dalam kunjungannya, Gubernur ingin memastikan bahwa tambang benar-benar bekerja sesuai dengan kaidah yang baik dan benar.

Lebih dari itu, guna melihat langsung kondisi sesuai dengan aspirasi yang ia terima dari masyarakat. **

Komentar