Ketum PB IKA PMII Dijadwalkan Melantik Pengurus PW IKA PMII Sulteng

Headline, Sulteng126 Dilihat

PALU, Sulteng TodayKetua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ketum PB IKA PMII), Fathan Subchi dijadwalkan melantik Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Sulteng.

Rencananya, acara pelantikan tersebut akan dipusatkan di Hotel Aston Palu, Jumat dan Sabtu, 28 – 29 Juni 2026.

Ketua PW IKA PMII Sulteng, Rahmawati M. Nur, S.Ag yang dihubungi Sulteng Today menjelaskan, acara pelantikan pengurus diikuti dengan rapat kerja dan dialog publik.

Menurut Rahmawati, kehadiran Ketum PB IKA PMII akan memberikan energi positif bagi seluruh jajaran alumni PMII di Sulteng.

“Kami berharap Bapak Ketum PB dapat memberikan pandangan serta arahan strategis terkait penguatan peran alumni dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar anggota DPRD Sulteng dua periode tersebut.

Rahmawati optimis, kegiatan pelantikan, rapat kerja dan dialog publik akan menghasilkan berbagai keputusan strategis yang mampu memperkuat peran organisasi serta meningkatkan kontribusi alumni dalam mewujudkan Sulteng Nambaso.

IKA PMII Sulteng kata Rahmawati berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang dapat mempercepat terwujudnya Sulteng Nambaso sebagaimana visi dan misi Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid.

Rahmawati juga menekankan bahwa sebagai organisasi alumni yang lahir dari rahim pergerakan, IKA PMII memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan dalam setiap peran para anggotanya—baik di birokrasi, akademik, politik, bisnis, media, maupun di tengah masyarakat.

Informasi lain yang diperoleh Sulteng Today dari panitia menyebutkan, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Hanif Dhakiri juga dijadwalkan hadir di acara tersebut. Hanif Dhakiri akan menjadi salah satu pembicara dalam dialog publik, yang membahas kebijakan keuangan pemerintah pusat yang berdampak terhadap pembangunan daerah.

Awalnya, kegiatan tersebut direncanakan dilaksanakan tanggal 19 – 20 Juni 2026. Namun, acara tersebut diundur ke tanggal 28 – 29 Juni 2026, menyesuaikan dengan waktu tamu dari Jakarta.**

editor: moh. habil masri

Komentar