Persiapan FORNAS 2027, Gubernur Sulteng: Maskot, Logo dan Jingle Harus Mencerminkan Karakter Daerah

Headline, Sulteng366 Dilihat

PALU, Sulteng Today – Provinsi Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) tahun 2027.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulteng tengah mematangkan persiapan pelaksanaan event nasional tersebut.

Untuk menyukseskan FORNAS 2027, Senin, 1 Desember 2025, Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memimpin langsung rapat yang membahas persiapan Fornas 2027.

Rapat yang dilaksanakan di ruang kerja gubernur tersebut dihadiri Ketua Fornas Pusat Adil Hakim, Ketua KORMI Sulteng Syaifullah Djafar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulteng, serta panitia daerah.

Di kesempatan yang sama, Ketua KORMI Sulteng Syaifullah Djafar menyerahkan surat dukungan sekaligus, melaporkan perkembangan sayembara logo, maskot, dan jingle FORNAS 2027 yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Ia menjelaskan, seluruh proses mulai dari seleksi administrasi hingga penjurian telah berjalan transparan dan melibatkan unsur profesional.

“Kami melaporkan bahwa proses penilaian dilakukan secara ketat. Dari ratusan karya yang masuk, tersaring hingga beberapa finalis terbaik dan seluruhnya telah dipresentasikan langsung oleh penciptanya,” ujar Ketua KORMI Sulteng.

Panitia turut memaparkan bahwa satu karya logo dan dua maskot terpilih dinilai memiliki representasi kuat terhadap identitas Sulawesi Tengah, mulai dari filosofi burung Maleo, unsur warna yang menggambarkan lanskap daerah, hingga nilai kearifan lokal.

Untuk kategori jingle, satu karya menjadi pilihan utama setelah melalui penilaian musikal dan tema.

Gubernur Sulteng mengapresiasi kinerja tim dan memastikan bahwa identitas FORNAS 2027 harus benar-benar mencerminkan karakter daerah.

“Saya ingin desain yang kita pilih betul-betul menggambarkan semangat masyarakat Sulawesi Tengah. Logo, maskot, dan jingle ini bukan sekadar simbol, tetapi wajah daerah kita di tingkat nasional,” tegas Gubernur.

Ketua FORNAS Pusat juga menyampaikan pandangan serupa bahwa Fornas 2027 di Sulteng harus menjadi momentum untuk menampilkan kreativitas dan ciri khas lokal.

“Karya-karya yang masuk memiliki kualitas baik, dan kami berharap hasil akhirnya dapat menjadi identitas Fornas yang kuat dan mudah dikenali,” ujarnya.

Rapat diakhiri dengan penyerahan hasil penilaian dewan juri kepada Gubernur untuk kemudian difinalisasi sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.**

editor: moh. habil masri

Komentar