Peringati HUT ke-26 Morowali, Gubernur Anwar Hafid: Biarkan Nikel Habis, tapi Jangan SDM Kita

Headline, Sulteng159 Dilihat

MOROWALI, Sulteng Today – Kabupaten Morowali merayakan Hari Ulang Tahun ke-26, Jumat, 5 Desember 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali tersebut mengusung tema ‘Morowali Tangguh, Morowali Juara’.

Tema ini menggambarkan semangat optimisme sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai elemen dalam mendorong Morowali menjadi daerah berdaya saing tinggi.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, selaku inspektur upacara, dalam amanatnya antara lain menekankan, pentingnya pengawasan ketat terhadap lingkungan. Terutama di tengah pesatnya aktivitas industri yang menjadikan Morowali, sebagai pusat perhatian nasional dan internasional.

“Gadis cantik bernama Morowali ini telah tumbuh dan menjadi rebutan dunia. Jangan sampai terjadi pendarahan. Tanda-tanda itu sudah tampak, maka pemerintah dan masyarakat harus menjaga lingkungan tanpa kompromi,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan, Morowali kini telah menjelma menjadi salah satu daerah strategis di Indonesia.

Ia mengingat kembali tulisannya berjudul “Menuju Bintang Dunia” saat menjabat sebagai Bupati, dan menyatakan bahwa saat ini menjadi kenyataan.

Morowali kata Anwar Hafid menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Tengah, dengan kontribusi mencapai hampir 60%.

Karena itu, Ia mendorong masyarakat Morowali untuk tidak hanya menjadi penonton dalam geliat industri yang berkembang pesat.

“Sudah saatnya masyarakat Morowali menjadi pemain utama dan mengambil peran besar di tanah sendiri,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sorotan gubernur.

Ia berpesan agar pendidikan menjadi prioritas utama bagi seluruh keluarga di Morowali.

“Biarkan nikel habis, tapi jangan biarkan SDM kita habis. Sekolahkan anak-anak kita setinggi mungkin. Jangan ada lagi anak putus sekolah,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Ia pun mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menjaga stabilitas pembangunan di tengah pesatnya pertumbuhan industri.

Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Tepa Asa Maroso, adat, dan kearifan lokal sebagai fondasi moral masyarakat Morowali.

“Majunya Morowali adalah kunci majunya Sulawesi Tengah. Terus berkarya, jadikan Morowali tangguh dan Morowali juara,” pungkas Gubernur Anwar Hafid, sebagaimana rilis berita dari Biro ADPIM Setdaprov.

Acara HUT ke-26 turut dihadiri Wamendagri III Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Ketua TP PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Forkopimda, para bupati se-Sulawesi Tengah, tokoh adat, TNI/Polri, camat, kepala desa, serta masyarakat setempat.**

editor: moh. habil masri

Komentar