Pemprov Sulteng Berupaya Sejahterakan Nelayan, Syarifudin Hafid: HNSI Rumah Perjuangan Membangun Masa Depan

Headline, Sulteng865 Dilihat

PALU, sultengtoday.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng berupaya agar nelayan di daerah ini lebih sejahtera dan makmur.

Hal ini antara lain disampaikan Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes saat membuka Rembuk Nelayan dan Rapat Kerja Teknis Perikanan Tangkap se-Sulawesi Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2025.

Acara yang dilaksanakan di Grand Sya Hotel, Jalan Sam Ratulangi Palu Timur ini, dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) II Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut dr. Reny, program Berani Tangkap Banyak. yang tengah dikerjakan Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid bersama jajarannya berangkat dari keinginan kuat untuk menyejahterakan nelayan.

“Kehidupan nelayan tidaklah mudah. Kerena itu, kita harus menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, termasuk akan memberikan dukungan teknologi, seperti penggunaan GPS,” ujar Wagub dr.Reny.

Di kesempatan yang sama, dr. Reny juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) HNSI dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) HNSI yang telah menginisiasi pertemuan tersebut.

Ketua DPD HNSI Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, SH, MM dalam sambutannya menegaskan HNSI merupakan organisasi berbasis nelayan dan nonpolitik.

Ia menyoroti kondisi kesejahteraan nelayan Sulteng yang masih tertinggal dibandingkan provinsi tetangga seperti Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan nelayan membutuhkan visi bersama serta dukungan sarana dan prasarana modern.

“HNSI harus menjadi rumah besar nelayan. Tempat berjuang bersama, sekaligus tonggak utama membangun masa depan perikanan dan kelautan yang lebih baik,” tutupnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulteng, Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si melaporkan, jumlah nelayan di provinsi ini mencapai 94.887 orang, dengan produksi perikanan tangkap pada 2024 hampir menyentuh 300 ribu ton.

Program Berani Tangkap Banyak kata Arif Latjuba, merupakan bagian dari program Berani Makmur, yang membutuhkan dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan.

“Kami telah memulai program bantuan Vessel Monitoring System (VMS) bagi kapal di atas 12 mil laut, serta mengembangkan konsep smart fishing bagi kelompok nelayan,”pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur dr.Reny menyerahkan bantuan kepada perwakilan nelayan dari PPI Ogoamas, PPI Donggala, PPI Ogotua, dan PPI Ampana.

Hadir dalam acara ini antara lain, Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Ketua Umum DPP HNSI, Dr. Agus Suherman, Sekjen DPP HNSI Lydia Assegaf, Wakil Gubernur Papua Selatan selaku Ketua HNSI Provinsi Papua Selatan, Dirjen Perikanan Tangkap diwakili Kepala Pelabuhan Nusantara, Unsur Forkopimda Sulteng, Bupati Tojo Unauna, Ilham Lawidu, Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Donggala, Wakil Bupati Morowali, Kadis Perikanan dan Kelautan se Sulteng, Ketua DPC HNSI kabupaten/kota se Sulteng.**

Komentar