Menteri Agama Puji Arsitektur Masjid Raya Baitul Khairaat Palu, Bisa Menampung 15.000 Jamaah

Sulteng794 Dilihat

PALU, Sulteng Today– Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nasaruddin Umar bersama Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid meninjau Masjid Raya Baitul Khairaat Palu, Minggu, 2 November 2025.

Masjid kebanggan rakyat Sulteng ini dalam tahap penyelesaian akhir pembangunan.

Setibanya di masjid yang berdiri megah di atas lahan empat hektar tersebut, Menag Nasaruddin memuji desain arsitektur masjid.

Menurutnya, desain arsitektur Masjid Raya Baitul Khairaat menyesuaikan dengan karakter iklim Kota Palu yang panas.

Ventilasi udara yang terbuka dan tata ruang yang efisien menunjukkan, konsep pembangunan masjid yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Dalam kunjungan ini, Menag juga diberikan informasi bahwa masjid tersebut mampu menampung hingga 15.000 jamaah.

Merespon hal itu, Menag Nasaruddin menekankan bahwa masjid modern seharus menjadi pusat pemberdayaan umat.

Ia mencontohkan fungsi Masjid Nabawi pada masa Rasulullah SAW yang tidak sekadar tempat salat, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pengadilan umat.

Menag Nasaruddin menekankan bahwa masjid modern harus menjadi pusat pemberdayaan umat.

Menag menilai area serbaguna di bawah masjid bisa dimanfaatkan secara produktif. Termasuk untuk kegiatan pernikahan, kajian, dan acara sosial.

“Bagian bawahnya bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi umat. Misalnya akad nikah di atas, resepsi di bawah. Dengan begitu, operasional masjid bisa mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Masjid Raya Baitul Khairaat menjadi ikon baru Kota Palu, sekaligus pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi umat.

Di kawasan masjid ini nantinya, disiapkan area khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga aktivitas keagamaan dan pemberdayaan ekonomi ummat dapat berjalan berdampingan.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur dan bangga, atas hampir rampungnya pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat.

Mantan Bupati Morowali dua periode ini menjelaskan, Masjid Raya Baitil Khairaat akan menjadi simbol kemajuan spiritual masyarakat Sulteng.

“Alhamdulillah, kita semua berbangga. Insya Allah, masjid ini akan diserahterimakan pada 15 November mendatang. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri Agama yang berkenan meninjau langsung sebelum peresmian,” kata Gubernur Anwar Hafid, sebagaimana dikutip Sulteng Today dari rilis berita yang dikirim Biro Adpim Setdaprov Sulteng.*”

editor: moh. habil masri

Komentar