Gubernur Anwar Hafid: Kebijakan Pembangunan Daerah Harus MencerminkanNilai Pancasila

Sulteng210 Dilihat

PALU, Sulteng Today – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan kebijakan publik agar pembangunan yang adil, inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat dapat terwujud.

“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ucap Gubernur Anwar Hafid, yang membaca utuh sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi, pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Pogombo, Senin, 1 Juni 2026.

Bagi pemerintah provinsi, pesan tersebut menjadi pengingat untuk terus mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila dalam seluruh proses pembangunan di Bumi Tadulako, Sulawesi Tengah Nambaso.

Selain itu, pemerintah provinsi juga didorong memperkuat toleransi, menjaga kerukunan sosial, menumbuhkan karakter Pancasila di kalangan generasi muda, serta menjadikan keberagaman sebagai modal utama persatuan dan kemajuan Sulteng.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” imbuh Gubernur Anwar Hafid meneruskan ajakan Kepala BPIP untuk terus mengamalkan Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” peringatan hari lahir Pancasila tahun 2026 menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak hanya penting bagi Indonesia tetapi juga menawarkan nilai-nilai universal demi terwujudnya tatanan dunia yang jauh dari konflik.

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” tandasnya melalui rilis yang diterima Sulteng Today.**

Komentar